Selama ini Kopassus Hanya diam,
berbagai statement dari beberapa kalangan yang terlihat Pintar tapi
Bodoh yang cenderung menjadi Fitnah dan menuduh tanpa bukti. Terutama
ANJING-ANJING BEGAJUL AMERIKA YANG BERNAMA KOMNAS HAM.
Jika mereka bisa memberikan
pendapat dan menuduh, adalah Hak Kami juga, sebagai Prajurit Kopasus
juga untuk menyampaikan pendapat. kita harus melihat permasalahan ini
berdasarkan Fakta, Bukti, urutan kejadian dan TKP.
Sebelum kita membahas permasalahn yang sebenar-benarnya, saya akan menjelaskan secara singkat siapa sebenarnya 4 orang yang DISIKSA KEMUDIAN DITEMBAK DI LP CEBONGAN SLEMAN
1. Bripka Yohanis Juan Manbait alias Juan
adalah Anggota Polresta Jogja berdinas di Polsekta Jogja, Bripka Juan
adalah mantan Pidana Polda Jogja yang baru dibebaskan oleh satuannya
karena menjadi Bandar Narkoba. Bripka Juan adalah Pemasok Narkoba utama
di Hugos Caffe dan Bosse.
2. Benyamin Sahetapy alias Decky adalah
Residivis yang baru keluar dari penjara akibat melakukan pembunuhan
terhadap warga Papua di Jogjakarta. Decky adalah Pengurus Ormas KOTIKAM
JOGJA (Komando Inti Keamanan), pekerjaan Decky adalah Keamanan beberapa
tempat Hiburan di Jogja, depkolektor, dan ketua preman di Jogja. Decky
adalah pemasok Narkoba ke beberapa tempat Hiburan di Jogja dari
Bandar-bandar Narkoba di Jogja diantaranya beberapa Oknum anggota Polda
Jogja.
3. Adrianus Chandra Galaja alias Dedy dan
Yermiyanto Rohi Riwu alias Adi, kedua orang ini adalah anak Buah dari
Bripka Juan dan Decky dan juga anggota Ormas KOTIKAM.
4. Ormas Kotikan ini diketuai oleh Sdr.
Rony Wintoko, Ormas ini selalu membuat keributan di Jogja selain
pengedar Narkoba, beberapakali melakukan tindakan Kriminial penganiayaan
dan pembunuhan, kelompok ini pernah melakukan penganiayaan yang
berujung kematian terhadap Mahasiswa asal Bali dan anggotanya yang
bernama Joko dkk melakukan pengeroyokan terhadap terhadap anggota
Yonif-403 Jogja, serta penikaman terhadap Mahasiswa asal Timor leste.
puncaknya adalah kejadian Penganiayaan di
Hugos Café Maguwoharjo Depok Sleman DIY yang di lakukan oleh Kelompok
Ormas KOTIKAM (Komando Inti Keamanan) Yogyakarta. terhadap anggota
personel Kopassus An. Sertu Santoso hingga meninggal Dunia.setelah di
visum penyebab kematian Korban adalah, Luka benda Tumpuldi bagian
kepala, luka tusukan dan bacokan benda tajam 23 cm didada sebelah kiri
dan 6 rusuk Patah.
**Dikarenakan artikel asli Idjon Djanbi telah dihapus dari sumbernya, maka demi keamanan serta menjaga keaslian isi dari artikel tersebut silahkan Download Artikel Full Download Here

0 Komentar untuk "Pelaku Penyerangan LP Sleman adalah Aparat Kepolisian by : Idjon Djanbi"