Cuaca buruk seperti hujan disertai angin kencang belakangan ini sering melanda Kota Medan. Kondisi itu, menurut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) perlu diwaspadai oleh warga, mengingat di lokasi tengah kota dipenuhi papan reklame dan pohon-pohon yang kurang terawat.
Warga Medan harus waspada saat cuaca buruk jika sedang berada di luar rumah, karena papan reklame dan pohon-pohon peneduh sewaktu-waktu bisa tumbang dan mengancam jiwa.
Selain itu, kata dia Pemerintah Kota Medan juga harus melakukan pembenahan tata kota dengan menertibkan papan-papan reklame yang begitu banyak terpasang di inti kota.
Di satu sisi papan reklame memang menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun pemasangan papan reklame juga sering sekali mengabaikan keselamatan.
Menambah pendapatan daerah boleh saja. Tapi keselamatan dan estetika kota juga harus menjadi pertimbangan utama. Jangan seenaknya saja mengeluarkan ijin. Pemerintah kota lebih memperhatikan kondisi pohon peneduh yang ditanam di tengah kota. Pohon peneduh sebaiknya yang memiliki batang yang kuat.Jenis pohon seperti angsana, bunga tanjung dan asam jawa bisa jadi alternatif sebagai peneduh. Usahakan tanaman peneduh punya batang yang kuat.
Selain persoalan papan reklame dan pohon, warga yang tinggal di bantaran sungai untuk waspada saat cuaca buruk belakangan ini. Usahakan barang-barang berharga dan dokumen-dokumen penting diamankan guna mengantisipasi banjir. Pemko Medan juga harus menyediakan jalur evakuasi, agar masyarakat tahu harus kemana menyelamatkan diri saat banjir datang.
sumber : harianorbit
Warga Medan harus waspada saat cuaca buruk jika sedang berada di luar rumah, karena papan reklame dan pohon-pohon peneduh sewaktu-waktu bisa tumbang dan mengancam jiwa.
Selain itu, kata dia Pemerintah Kota Medan juga harus melakukan pembenahan tata kota dengan menertibkan papan-papan reklame yang begitu banyak terpasang di inti kota.
Di satu sisi papan reklame memang menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun pemasangan papan reklame juga sering sekali mengabaikan keselamatan.
Menambah pendapatan daerah boleh saja. Tapi keselamatan dan estetika kota juga harus menjadi pertimbangan utama. Jangan seenaknya saja mengeluarkan ijin. Pemerintah kota lebih memperhatikan kondisi pohon peneduh yang ditanam di tengah kota. Pohon peneduh sebaiknya yang memiliki batang yang kuat.Jenis pohon seperti angsana, bunga tanjung dan asam jawa bisa jadi alternatif sebagai peneduh. Usahakan tanaman peneduh punya batang yang kuat.
Selain persoalan papan reklame dan pohon, warga yang tinggal di bantaran sungai untuk waspada saat cuaca buruk belakangan ini. Usahakan barang-barang berharga dan dokumen-dokumen penting diamankan guna mengantisipasi banjir. Pemko Medan juga harus menyediakan jalur evakuasi, agar masyarakat tahu harus kemana menyelamatkan diri saat banjir datang.
sumber : harianorbit
Tag :
Medan

0 Komentar untuk "Waspada : Cuaca Buruk Melanda Kota Medan"